Koinobori

Setiap tanggal 5 Mei, Jepang merayakan 'Hari Anak-Anak' alias Children's Day. Awalnya, tanggal 5 Mei dirayakan sebagai 'Hari Anak Laki-Laki', tetapi sejak tahun 1948 hari tersebut diubah menjadi 'Hari Anak-Anak' dan dijadikan hari libur nasional.


Simbol yang paling terkenal pada hari anak-anak adalah koinobori (こいのぼり, 鯉のぼり, 鯉幟). Koinobori - yang berarti bendera koi- adalah bendera berbentuk koi yang dapat menggelembung ketika ditiup angin. Koinobori umumnya dikibarkan di halaman rumah keluarga yang memiliki anak laki-laki untuk memperingati Hari Anak-Anak.

Satu set koinobori terdiri dari ryūdama, yaguruma, fukinagashi, dan beberapa bendera koi.

Ryūdama (bola naga)
Bola yang dapat berputar dipasang di ujung tiang, di atas yaguruma.

Yaguruma
Roda berjari-jari anak panah yang dipasang di bawah ryudama. Yaguruma dan ryudama dipercaya dapat mengusir setan.

Fukiganashi
Sarung angin berhiaskan panji-panji 5 warna: biru, merah, kuning, putih, hitam. Fukiganashi melambangkan 5 unsur yaitu kayu, api, air, tanah, dan logam. Fukiganashi dipercaya dapat menangkal segala penyakit.

Koinobori hitam (magoi)
Koinobori berwarna hitam ukurannya paling besar dan melambangkan ayah. Diletakkan dibawah Fukiganashi.

Koinobori merah (higoi), dll
Koinobori lainnya berukuran lebih kecil dibandingkan magoi, dikibarkan dibawah magoi. Koinobori berwarna merah melambangkan ibu, koinobori biru melambangkan putra sulung, koinobori hijau melambangkan putra kedua.

koinobori ada lagunya lho!

Koinobori Song:



屋根より高い鯉幟

大きい真鯉はお父さん

小さい緋鯉は子供たち
面白そうに泳いでる

Yane yori takai koi-nobori
Ōkii magoi wa o-tō-san
Chiisai higoi wa kodomo-tachi
Omoshirosō ni oyoideru

terjemahan:
Lebih tinggi dari atap itu adalah koinobori
Koi yang paling besar adalah ayah
Koi yang lebih kecil adalah anaknya
Mereka nampak berenang dengan gembira

credit: wikipedia